Pedoman Mengirim Rokok Keluar Negeri Melalui Kantorpos


Mengirim rokok keluar negeri melalui kantorpos harus mengikuti pada pedoman tertentu, sebab tidak semua negara bisa menerima kiriman rokok ini masuk ke wilayah negera mereka. Misalnya seperti Amerika dan juga beberapa negara lain yang nanti akan disampaikan di akhir artikel ini.
Disclaimer : Artikel ini tidak mengajak untuk mengkonsumsi rokok, bahkan menurut faham disebagian agama bahwa rokok tersebut adalah Haram untuk dikonsumsi dan sangat berbahaya untuk kesehatan.
Mengirim rokok keluar negeri bisa dengan berbagai tujuan diantara nya :
  • Penggunaan pribadi dan dikirim ketujuan pribadi
  • Jualan online dan dikirim kepada tujuan pribadi untuk konsumsi sendiri
  • Hadiah untuk kepentingan pribadi

Berdasarkan tujuan tersebut maka yang perlu dicatat di perhatikan dalam pengiriman rokok keluar negeri melalui kantorpos adalah sebagai berikut :


  1. Semua kiriman rokok wajib memiliki pita cukai
  2. Apabila ternyata tidak memiliki atau tidak terdeteksi oleh petugas loket yang menerima kiriman, maka kiriman rokok tersebut bisa jadi akan terdeteksi oleh Pihak Bea Cukai di Bandara atau Pelabuhan, maka resiko ditahan barang atau dimusnahkan sepenuh ditanggung oleh pengirim dan Kantorpos tidak bertanggungjawab terhadap hal tersebut.
  3. Membuat pernyataan isi barang yang sesuai dengan sebenarnya yaitu :
a. Fisik barang harus cocok, bahwa itu adalah rokok
b. Tulis Cigarettes
c. Jumlah, harus sesuai isi.  
d. Penulisan satuan harus menggunakan standard internasional, spt Pcs = Batang, Pack = Bungkus, Carton = Slop.

Contoh Penulisan : 

200 Pcs of Cigarettes 
5 Pack of Cigarettes  
10 Carton of Cigarettes

Formulir Pernyataan isi kiriman nanti akan disediakan oleh Kantorpos.
Segala bentuk pengembalian, penahanan, penyitaan atau pemusnahan oleh pihak Bea Cukai (Aparat Negara Asal, Transit dan Tujuan) tidak menjadi tanggung jawab Pos Indonesia.

Setelah membaca catatan diatas berikut adalah aturan yang berlaku di beberapa negara terkait pengiriman rokok :
  1. Amerika serikat / US, termasuk yg melarang import produk rokok (kretek dan filter) baik yg sdh kemasan pabrikan dan home industri (linting / roll your own tobacco) dan informasi ini sdh diketahui oleh sebagian besar customer pengirim rokok melalui Pos Indonesia, baik penjual atau personal ( utk customer baru maka wajib diinfokan sejak awal sebelum dilakukan transaksi ), oleh karena itu utk rokok yg di terima oleh Pos Indonesia sampai dengan saat ini melalui EMS, PPLN, dan RLN statusnya tdk bisa dilakukan klaim oleh customer. 
  2. Hongkong / Hk. tdk menyebutkan batasan jumlah importnya, jadi berapapun bisa di export dari Indonesia, namun yg perlu diperhatikan adalah dari sisi berat tdk bisa lebih dari 30kg / paket / barcode, karena klo sdh lebih dari 30kg / paket / barcode maka secara otomatis akan di proses melalui EMS Jumbo/DHL, sayangnya utk EMS Jumbo/DHL tdk bisa memproses kiriman rokok dengan jumlah lebih dari 200 batang / barcode. 
  3. Korea Selatan / KR, importnya di batasi yaitu hanya sampai dengan 1 slop (10 bungkus) saja per paket / barcode, kalaupun ada yg mengirimkan lebih dari 10 bungkus / paket / barcode maka kemungkinan besar akan terkena bea masuk yg harus dibayarkan oleh penerima.
  4. Taiwan / TW, Jumlah batasan yg tdk terkena bea masuk adalah kurang dari 1.000 batang / paket / barcode, jika lebih dari jumlah tsb maka kemungkinan besar akan terkena bea masuk yg harus dibayarkan oleh penerima atau langsung dikembalikan ke Indonesia tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.
  5. Australia / AU, negara ini tdk menyebutkan batasan minimal atau maksimal, sehingga bagi pengirim yg hendak mengirimkan produk rokok dapat memberitahukan ke pihak penerima utk berkonsultasi terlebih dahulu ke Bea dan Cukai di masing-masing negara bagian (state or teritory)
  6. Eropa, mengapa tdk saya rinci negaranya? karena sebagian besar rulenya sama, yaitu sama-sama terbatas (restricted) dalam jumlah sedikit saja (small amount) mulai dari 50 batang sd 1 slop, jika dilihat dari batasan tsb maka bisa disimpulkan bahwa jumlah tsb hanya utk konsumsi pribadi saja, alias tdk untuk diperjualbelikan. Utk tujuan wilayah eropa ini akan lebih baik pengirimnya bisa berkonsultasi dulu dengan pihak penerima terkait rule yg berlaku di negara mereka, agar nantinya tdk ada klaim ke Posindo. Khusus utk kiriman rokok menggunakan RLN tujuan WAJIB melampirkan CN 23 / CN 22 dgn penulisan sesuai isi. 
  7. Tujuan lainnya bisa di lihat di sini http://ems.posindonesia.co.id/prohibited.php 

Jika diperhatikan memang lumayan ketat aturan terkait pengiriman rokok keluar negeri, semoga artikel ini bisa menjadi pedoman bagi sahabat yang mengirim rokok dengan tujuan luar negeri.

Sumber :
1. Pos Indonesia
2. http://ems.posindonesia.co.id/prohibited.php

0 Response to "Pedoman Mengirim Rokok Keluar Negeri Melalui Kantorpos"

Post a Comment